Rabu, 13 Juni 2012

Tanah Mensucikan Najis Dari Anjing ?


Apa yang kita lakukan jika sebuah wadah terkena jilatan anjing ? Masyarakat di kampung langsung membasuhnya tujuh kali dan salah satunya dengan tanah. Ternyata fakta ilmiah menegaskan kalau tanah menjadi bahan yang paling efektif untuk menetralkan mikroba. Secara ilmiah, tanah mengandung materi tetracycline dan tetarolite. Dua unsur ini digunakan untuk proses pembasmian (sterilisasi) beberapa kuman. Sebagaimana diketahui, semakin kecil ukuran mikroba, ia akan semakin efektif untuk menempel dan melekat pada dinding sebuah wadah. Air liur anjing yang mengandung virus berbentuk pita cair. Dalam hal ini, tanah berperan sebagai penyerap mikroba yang menempel dengan lembut pada wadah.


Gak yakin ? Beberapa dokter peneliti memperkirakan bahwa tanah kuburan mengandung kuman tertentu yang berasal dari mayat. Pada akhirnya eksprerimen mereka menjelaskan bahwa tanah merupakan unsur yang efektif dalam membunuh kuman. Jika tidak, tentu kuman akan berkembang dan menyebar.
Para dokter hewan mengungkapkan bahwa cairan yang dikeluakan tubuh anjing mengandung “tocks characins”. Virus ini dapat mengakibatkan kaburnya penglihatan dan kebutaan pada manusia. Sebuah penelitian terhadap 60 ekor anjing, dr. Ian Royt, seorang dokter hewan di London menyimpulkan bahwa ¼ binatang membawa telur ulat di cairan yang keluar dari tubuhnya. Ia menemukan 180 sel telur ulat dalam satu gram bulunya. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan yang ditemukan di lapisan unsur tanah. Seperempat lainnya membawa 71 sel telur yang mengandung jentik kuman yang tumbuh berkembang. Ia akan berpindah dengan mudah saat bersentuhan dengan anjing atau mencandainya. Ia akan terus tumbuh berkembang dengan pesat pada bagian yang terletak di belakang mata. Sebagai langkah antisipasi, para dokter menganjurkan untuk membasuh kedua tangan dengan baik, sebelum makan dan setelah bermain dengan anjing.
Kita mesti tahu bahwa lebih dari 1400 tahun yang lalu Rasulullah SAW telah menyarankan untuk tidak bersentuhan dengan anjing dan air liurnya. Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw bersabda, “Sucinya wadah seseorang saat dijilat anjing adalah dengan membasuhnya tujuh kali, salah satunya dengan menggunakan tanah.”Diriwayatkan juga dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Saw bersabda, ‘Apabila anjing menjilat wadah seseorang, maka keriklah (bekasnya) lalu basuhlah wadah itu tujuh kali,”(HR Muslim).
 Secara ilmiah, menurut dr, Abd Al-Hamid Mahmud Thahmaz,  anjing dapat menularkan berbagai macam penyakit yang membahayakan. Karena, ada ulat-ulat yang tumbuh berkembang biak di dalam ususnya. Ulat itu mengeluarkan telurnya bersamaan dengan keluarnya kotoran anjing. Ketika anjing menjilati pantatnya, maka telur ulat akan berpindah padanya. Kemudian dari jilatan anjing inilah, telur ulat itu akan berpindah pada wadah, piring, dan tangan para pemiliknya. Dengan demikian, penyakit menular berarti dapat berpindah dari anjing kepada manusia..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar